jump to navigation

MENGHEMAT BBM DENGAN MEMANFAATKAN BAHAN BAKAR ALTERNATIF 10 Mei 2009

Posted by maskhuzam in Coretan.
Tags: , ,
trackback

Pendahuluan

Bahan Bakar Minyak, yang lebih kita kenal dengan BBM merupakan bahan bakar yang diproses dan diolah dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui ini maka minyak sebagai sumber bahan bakar akan semakin menipis dan habis pada suatu saat nanti. Bahan bakar minyak merupakan sumber energi utama dalam menggerakkan roda kehidupan dunia, termasuk didalamnya roda ekonomi. Tanpa adanya bahan bakar, transportasi akan terhenti, industri akan tutup dan roda perekonomian akan berhenti.

Kekhawatiran akan habisnya bahan bakar minyak seharunya menjadi keprihatinan bersama. Perlu adanya langkah-langkah yang harus diambil dalam mengatasi kemungkinan terjadinya krisis bahan bakar minyak (BBM), salah satunya dengan melakukan penghematan. Penghematan BBM dalam bentuk pengurangan konsumsi BBM harus sesegera mungkin dilakukan, mengingat setiap tahunnya angka konsumsi BBM yang semakin meningkat. Padahal produksi BBM semakin menurun.

Pengurangan konsumsi BBM bagi beberapa sektor sebagai bentuk penghematan akan berakibat pada efektifitas kerja sektor tersebut. Sebagai contoh, pengurangan konsumsi BBM sektor transportasi seperti angkutan umum jelas akan melesukan arus distribusi barang dan ini juga berimbas pula pada sektor-sektor yang lain seperti industri dan perdagangan. Belum lagi dikaitkan dengan masalah subsidi BBM dan APBN, serta harga minyak dunia yang terus berfluktuasi. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu solusi cerdas untuk menghadapi kondisi seperti ini, yaitu dengan memanfaatkan teknologi bahan bakar alternatif sebagai pengganti dan sebagai upaya penghematan BBM.

Konsumsi BBM di Indonesia

Sektor transportasi merupakan konsumen BBM terbesar (lebih dari 50% dari total konsumsi BBM nasional). Penghematan BBM di sektor ini akan berdampak cukup besar bagi keseluruhan upaya penghematan BBM secara nasional. Dalam sektor transportasi, sebesar 88% dikonsumsi oleh angkutan jalan, dimana 66% merupakan mobil pribadi dan mobil angkutan barang. Sedangkan 50% sisanya dikonsumsi oleh industri dan rumah tangga.

Penghematan BBM 10% saja dari sisi konsumsi baik itu dari pengurangan jumlah konsumsi atau pemanfaatan bahan bakar alternatif akan memberikan dampak yang sangat signifikan. Jika konsumsi BBM di dalam negeri rata-rata 1,2 juta barel per hari, maka 10% penghematan dari konsumsi dapat mengurangi import BBM dan menambah cadangan BBM sebanyak 12 ribu barel setiap harinya. Selain itu, juga akan mengurangi subsidi dab menekan biaya import BBM sebesar $ 6 juta jika harga BBM dalam kisaran $ 50 per barelnya.

Macam Bahan Bakar Alternatif

Bahan bakar alternatif, merupakan bahan bakar yang kadang-kadang jarang diperhatikan. Bahan bakar alternatif perlu dan sangat mendesak untuk dikembangkan mengingat penghematan BBM bukan hanya terbatas pada pengurangan konsumsi saja. Tetapi juga mengembangkan sumber bahan bakar alternatif yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan bakar subtitusi dari BBM.

Bahan bakar alternatif tersebut antara lain; Pertama, Biofuel atau bahan bakar alami. Biofuel sederhana sekarang telah banyak dikembangkan di indutri rumah tangga. Pengembangan dari biofuel, ada biodiesel yang dapat digunakan untuk kendaraan bermotor. Kedua, Gas alam, walaupun gas merupakan sumber daya alam yang terbatas sama seperti BBM, gas alam tidak menyebabkan bahaya sebagaimana BBM. Ketiga, energi panas bumi, energi panas bumi belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber energi dan bahan bakar alternatif. Keempat, energi panas matahari. Energi panas matahari merupakan sumber bahanbakar yang paling aplikatif yang cocok digunakan di berbagai bidang. Energi panas matahari daapt digunakan untuk bahan bakar penggerak alat transportasi, pembangkit listrik dan lain sebagainya.

Manfaat Penggunaan Bahan Bakar Alternatif

Penggunaan bahan bakar alternatif sebagai langkah pengehematan BBM jelas akan membawa banyak manfaat. Pertama, bahan bakar alternatif sebagian besar merupakan bahan bakar yang didapat dari alam. Bahan bakar alami merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan. Berbeda dengan BBM, pembakaran BBM menyebabkan emisi gas karbondioksida atau CO2. Pengurangan BBM sebagai bahan bakar sehari-hari, menjadikan tingkat emisi gas karbondioksida menjadi semaikn berkurang.

Kedua, pengurangan konsumsi berarti penambahan cadangan BBM. BBM sebagai bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui, dapat dihemat hingga dapat digunakan untuk kehidupan di masa yang akan datang. Seperti yang telah disampaikan diatas, jika dapat dihemat 10% saja maka cadangan BBM terus bertambah 12 ribu barel setiap harinya karena tidak dikonsumsi.

Ketiga, pengurangan konsumsi BBM dan tergantikannya dengan bahan bakar alternatif menjadikan tingkat ketergantungan terhadap BBM menjadi berkurang. Import dan subsidi BBM menjadi berkurang dan dananya dapat dialihkan untuk proyek-proyek pengembangan sektor yang lain.

Keempat, pengaruh fluktuasi harga minyak dunia tidak ada. Harga bahan bakar alternatif tidak ditentukan oleh harga minyak dunia. Jadi, tidak akan terjadi lagi kasus penyelamatan APBN akibat terus melambungnya harga minyak dunia, semata-mata hanya untuk menutup biaya import dan subsidi BBM.

Kendala-kendala

Walaupun bahan bakar alternatif memang telah terbukti lebih baik, tetap saja dalam mengaplikasikanya ditemukan banyak kendala; Pertama, tingkat ketergantungan masyarakat terhadap BBM masih sangat tinggi. Masyarakat masih lebih senang menggunakan BBM karena lebih praktis. Usaha mengonversi BBM ke gas, masih terkesan parsial. Kedua, dukungan pemerintah dalam mengembangkan bahan bakar alternatif pun masih belum maksimal. Pengembangan bahan bakar alternatif yang sudah terlaksana seperti biofuel belum diperhatikan dan disosialisasikan secara maksimal.

Kesimpulan

Bahan bakar alternatif, sebagai bahan bakar masa depan layak untuk dikembangkan. Selain sebagai upaya penghematan terhadap konsumsi BBM yang semakin tinggi, tetapi juga karena bahan bakar alternatif lebih ramah lingkungan dan memberikan manfaat kepada negara. Pengembangan dan pemanfaatan sumber bahan bakar alternatif memberikan manfaat kepada negara lebih dari sekedar mengurangi jumlah konsumsi BBM, yang justru akan mengganggu efektifitas kerja beberapa sektor penting, terutama ekonomi.

(dari berbagai sumber)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: