jump to navigation

Review Film Ketika Cinta Bertasbih 27 Mei 2009

Posted by maskhuzam in Info dan Berita.
Tags: , ,
trackback

KCB_wallpaper01

Buat KCB Lovers, pastinya ga sabaran nunggu Film Ketika Cinta Bertasbih, sejak diumumkan akan difilmkan hingga audisi pemeran Film KCB ini tahun lalu, KCB Selalu menjadi sorotan. Buat kamu-kamu yang ga sabaran sudah nunggu lama, buat nonton… sabar dulu ya… tunggu hingga tanggal 11 Juni mendatang… mendingan kamu baca revie filmnya (bagi kamu yang suka novelnya mungkin sudah hafal betul dengan alurnya). Review ini aku dapat langsung dari situs resmi film KCB, http://www.filmketikacintabertasbih.com/

SINOPSIS
_______________________________________

Diangkat dari novel karya Habibburahman El Shirazy. Ketika Cinta Bertasbih terdiri dari 2 seri dan populer di kalangan para pecinta buku tanah air. Hingga kini lebih dari 1 juta eksemplar novel tersebut laku terjual.

Sinemart Pictures jatuh hati untuk memfilmkannya dalam versi utuh. Yakni dengan mengambil lokasi asli seperti yang tertulis dalam setting novelnya, mencari pemain yang memiliki karakter tak jauh dari tokoh dalam novelnya melalui proses audisi, dan melamar Chaerul Umam untuk kembali menyutradarai film setelah selama 11 tahun vacuum dari kiprahnya sebagai sutradara.

Ketika Cinta Bertasbih berfokus pada perjalanan tokoh Azzam (M. Cholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Kuliahnya tertunda selama 9 tahun setelah ayahnya meninggal dunia, sehingga demi menghidupi dirinya dan keluarganya di Solo Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Namun dari pekerjaannya itulah, ia menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, dan mempertemukannya dengan Eliana (Alice Norin), gadis cantik-modern, putri Dubes RI di Mesir.

Perjalanan hidup dan cinta Azzam yang berliku tidak sekedar memberikan pencerahan jiwa namun mengajak penonton untuk lebih mendalami rahasia Illahi dan memaknai cinta. Kehadiran Anna (Oki Setiana), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam misteri cinta yang dikemas dalam sudut pandang yang sangat berbeda dari film-film drama romantis pada umumnya. Peran adiknya bernama Husna (Meyda Sefira), serta Furqan (Andi Arsyil)-teman kuliahnya yang juga berasal dari Indonesia dan terinfeksi AIDS merangkum perjalanan hidup Azzam menjadi sebuah cerita yang sangat bernilai.

Film ini didukung oleh belasan artis senior papan atas, seperti Deddy Mizwar, Didi Petet, Slamet Rahardjo, Ninik L Karim, Nungki Kusumastuti, bahkan sastrawan-Taufik Ismail pun muncul sebagai cameo. Ilustrasi musik dan soundtrack ditangani oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Krisdayanti pun tampil sebagai salah satu pengisi album soundtrack film Ketika Cinta Bertasbih.

Seluruh setting dalam novel dihidupkan dengan pengambilan gambar dari lokasi sebenarnya di Kairo-Mesir. Termasuk KBRI di Mesir, Sungai Nil, bahkan Universitas Al Azhar yang selama ini tidak memperbolehkan film asing melakukan syuting di lokasi tersebut. Separuh mahasiswa Indonesia asli yang menimba ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir juga terlibat dalam proses pembuatannya.

CAST
_________________________________________

M.Kholidi Asadi Alam AS Azzam
Oki Setiana Dewi AS Anna
Alice Sofie Norin AS Eliana
Andi Arsyil Rahman AS Furqon
Meyda Sefira AS Husna

Deddy Mizwar AS Kyai Luthfi
Ninik L. Karim AS Ibu Malikatun
Didi Petet AS Pak Ali
H. Habiburrahman El Shirazy AS Ustad Mujab
Tika Putri AS Cut Tiara
Lucky Perdana AS Fadhil
Cut Yanti AS Ibu Furqan
Aspar Oaturusi AS Ayah Furqan
Mediana Hutomo AS Ibu Anna

SPECIAL APPEARANCES :
Prof. Dr. Din Syamsuddin (Cameo)
Slamet Rahardjo AS Pak Alam (Dubes Indonesia di Cairo)
El Manik AS Pak Junaidi (Dubes Indonesia di Turki)

SUPPORTING :
Minaty Atmanegara AS Ibu Alam
Sean Hasyim AS Zulkifli
Parmera Galda AS Cut Mala
Renny S AS Istri Ustadz Mujab
Zacky Mirza AS Kol.Fuad
Mounir F AS Prof. Sa’Dudin
Heppy N AS Hafez
Muh. Azzam AS Nanang
Furqon AS Ali
Adrian Perkasa AS Nasir
Rifza Muizzudin AS Romi Madura
Rahmi Nurullina AS Lia Humaira (Lia)
Rizky Khairunnisa AS Sarah
Annisa Bachtiar AS Rina
Silmi K AS Wan Aina
Wulandari AS Erna
Aminah Agil Alatas AS Zaharaza
Tanwil Bachri Lubis AS Abduh
Jasmin AS Miss Italiana

DIRECTOR : Chaerul Umam
WRITER : habiburrahman El Shirazy

Komentar»

1. Najla - 11 Juni 2009

KCB oke bgt,,,crtx sgt menyentuh, yg ng baca n nntn KCB rugi bgt….

2. jumriyansyah - 11 Juni 2009

assalamualaikum wr wb,ana udah tidak sabar lg nonton filmnya KCB n ana yakin filmnya pasti bisa membuat penonton terhipnotis. …suskses buat kang abik

3. Fuad Abdilla - 13 Juni 2009

bagaimana gue…nich lom liat, coz Jember Bioskopnya gak bisa update…
kasian banget diri gue… hanya cuma dengar cerita ayo kasih saran ke gue… ni run_duweisin@yahoo.com

cepetan ya…

4. umi nk - 16 Juni 2009

assalamu’alaikum

hay kakak2 semua…………

wah film kcbx buagus bgt ya!!!!!!!!!!!!!

kpn kelanjutan dr kcb dptr????????????

gak sbr nich mau lht kelanjutanx……….

makasih!!!!………….

Wassalamu’alaikum

maskhuzam - 16 Juni 2009

@ umi nk : wah kelanjutanya ya… tanya ke produsernya… mungkin untuk menghilangkan kepenasaran mbah umi bisa baca novelnya…
@ fuad abdilla : sudah baca novelnya mas? isinya kurang lebih sama… kalo saran… tunggu saja bajakanya… he he.. maksudnya tunggu saja sampai versi vcd nya release…
@ jumriansyah : sukses semoga… sepakat! film ini akan jadi fenomena…!
@ najla : ya betul.. jarang bgt film di indonesia yg ky gni.. mengandung niali religi dan edukasi beragama…

5. Eric - 22 Juni 2009

Assalamu’alaikum, Bagus, ceritanya banyak mengandung nasehat, penggarapan filmnyapun cukup apik. Selamat. Wassalamu’alaikum.

6. isqi mafaza - 23 Juni 2009

aSS SAa mau kenaL YAng nama nya RAHmi nurullina bolEh ga…saya kagum

7. hendra - 4 Juli 2009

Pas ane mo nonton eh temen yg udah nonton premiernya keknya rada kecewa ( kurang bagus abis sinetron bgt ktnya ) trus ane berpaling deh jadinya nonton transformer

8. nurul - 10 Juli 2009

wah…
aQ SALUT bgt sm khdpn k’odi y6 pnuh prjuangn n kmndrian bgs to ank2 skr6
ju2r,,,, aQ pngn kyk k’odi

9. Pasang Iklan Gratis - 27 September 2009

Segala sesuatu pasti ada kelebihan dan kekurangannya, namun menurut hemat saya, film KCB ini yang sangat sarat nilai, paling tidak di tengah gempuran film-film bergenre horor dan lainnya. Film seperti ini, kalau menurut hemat saya, sangat bermanfaat dan bernilai bagi bangsa ini yang haus akan figur teladan khususnya dalam dunia perfilman.

memang sudah selayaknya, sebuah film dapat membawa pesan moral yang dapat membawa penontonnya ke arah kehidupan yang lebih baik. Walaupun mungkin bagi sebagian orang, alur ceritanya terkesan monoton. Namun, apapun penilaiannya mudah-mudahan perfilman di Indonesia semakin maju.
Pasang Iklan Gratis

10. july - 9 Oktober 2009

gara-gara kcb aq bisa jalan ma cewek heee…….

maskhuzam - 13 Oktober 2009

haha..
mantab tuh.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: